- Rabu, Desember 3, 2008, 16:44
- Fenomena
Sore itu, beberapa orang terlihat sedang sibuk memindahkan kelapa-kelapa yang masih berada di pinggir jalan Kemuning untuk dibawa ke lokasi pasar Bauntung Banjarbaru. Kelapa-kelapa itu baru saja didatangkan dari kota Kapuas, Kalimantan Tengah menggunakan truk.
Sebut saja namanya Agus, ia menceritakan bahwa selama ini stok kelapa masih mengandalkan kiriman dari kota Kapuas. Dalam sekali pengiriman, rata-rata kelapa yang didatangkan sebanyak 3000 biji. Untuk kelapa sebanyak itu, ia hanya butuh tiga hari untuk menghabiskan semuanya. Bahkan, ada kalanya dalam dua hari sudah habis. Untuk satu biji kelapa, Agus menjual seharga Rp3000.
Full story
- Senin, Oktober 27, 2008, 13:19
- Uncategorized
Dalam beberapa hal, kota Banjarbaru sudah cukup membanggakan. Dalam hal apa kebanggaan itu, jawabnya terserah. Setiap orang memiliki kebanggaannya masing-masing terhadap sebuah kota. Namun, itu semua tidak lepas dari solidaritas orang-orang yang terpanggil ikut serta dalam proses membangun kota Banjarbaru. Banyak cara untuk melakukannya, tergantung kemampuan, keahlian dan kepandaiannya masing-masing. Kelak, sekecil apa pun, semua itu mendapat tempat sekaligus tanda bahwa BANJARBARU adalah KOTA yang MEMILIKI HARAPAN dan MASA DEPAN.
Full story
- Selasa, September 16, 2008, 14:15
- Uncategorized
Semua photo di bawah ini disajikan apa adanya, tanpa rekayasa atau editing.
www.hariesaja.info mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga photo-photo yang disajikan kali ini menambah makna Ramadhan sebagai bulan suci yang penuh hikmah dalam mewujudkan kebersamaan. Selamat berbahagia. Sebelum menyaksikan photonya, jangan sekali-kali bertanya, kenapa photo saya tidak ada. :)
Full story
- Selasa, September 9, 2008, 8:16
- Uncategorized
Masih basah ingatan kapan terakhir kali saya mengunjungi Balai Bahasa Banjarmasin di Banjarbaru. Persisnya tiga tahun lalu dan setelah itu saya tidak pernah lagi ke Balai Bahasa Banjarmasin. Di sana, saya bertemu dengan beberapa orang, ada teman lama, baru kenal dan tidak kenal sama sekali, termasuk pak Mugeni, selaku kepala Balai Bahasa Banjarmasin di Banjarbaru.
Full story
- Senin, September 8, 2008, 6:15
- Fenomena, unik
Posting kali ini, saya akan menunjukkan sebuah kreatifitas yang biasanya cenderung lahir dari orang-orang 'kecil'. Benarkah?
Penjual bensin ini cukup kreatif. Untuk menarik perhatian orang-orang, ia menyiapkan papan berukuran kecil, lalu meletakkannya di samping tempat bensin yang ia tata rapi. Di papan kecil itu, ada sebuah tulisan,
"Pertamini, insya Allah, Pas."
Papan itu bisa Anda lihat langsung jika melintas di jalan Rahayu, Sungai Paring. Memang, di sepanjang jalan itu, banyak penjualan bensin eceran. Tapi hanya ada satu penjual bensin eceran yang saya maksud. Jadi, jangan khawatir, pasti dengan mudah kamu bisa menemuinya.
Full story
- Sabtu, September 6, 2008, 9:18
- Fenomena
Sore, menjelang pukul 15.00 Wita, tampak orang-orang sibuk menyiapkan dagangan yang akan dijual. Mulai dari kurma, makanan khas rakyat, es buah hingga jajanan yang rasanya sangat manis. Jika tak hujan, lokasi pasar wadai yang bertempat di sekitar wilayah kolam renang idaman Banjarbaru, dalam dua jam ke depan, akan dipadati para pengunjung. Selain membeli makanan untuk berbuka puasa, pasar wadai juga menjadi tempat rekreasi bersama keluarga. Meskipun, rekreasi yang dimaksud, tidak seperti apa yang dibayangkan. Berada di pantai, duduk di atas pasir sambil menunggu matahari tenggelam. Minimal, pasar wadai bisa memberikan hiburan bagi mereka yang memang membutuhkannya. Berjalan dari ujung ke ujung, meski tak sengaja menghirup asap dari panggangan ikan, atau tak sengaja mengendus wangi parfum yang dikenakan pengunjung lainnya. Sementara itu, di atas sana, gumpalan awan mulai menampakkan warna merah keemasan. Memang, waktu semakin tidak terasa. Di dalam masjid yang tak jauh dari pasar wadai, seseorang menyalakan radio dan meletakkan mikrofon di dekatnya. Terdengarlah ayat suci Alqur'an yang berkumandang. Sesekali, suara orang yang membacakan ayat Alqur'an itu akan berhenti dan terdengar pengumuman tentang berita kehilangan, informasi zakat, dan berita penting lainnya. Semua itu, masih sama seperti tahun lalu.
Full story
- Sabtu, Agustus 30, 2008, 11:26
- Uncategorized
Para pembalap sepeda BMX saling menunjukkan ketangguhannya di Banjarbaru, Sabtu (30/08). Acara ini digelar dua hari, selesai Minggu, (01/09). Kegiatan yang dilaksanakan Banjarbaru Club sebagai rangkaian peringatan 17 Agustus 2008 ini diikuti 80 peserta yang memperebutkan Piala, Ban Sepeda, serta uang pembinaan. Di antara kesibukan para peserta, terlihat salah seorang
Blogger Kalsel sedang mengikuti acara ini. Selamat dan semoga menyelesaikan ...
Full story
- Jumat, Agustus 29, 2008, 14:46
- Fenomena
Saya yakin, saat ini banyak orang tidak lagi menggunakan jasa angkot. Alasannya cukup jelas, setiap orang sudah bisa beli alat transport masing-masing, entah dengan cara kredit atau tunai. Di Kalimantan Selatan, orang-orang tidak menyebutnya dengan angkot, tapi taksi. Tulisan ini bukan untuk menjelaskan perbedaan tersebut. Tapi fenomena di masyarakat, ketika sebagian orang tidak lagi menggunakan angkot dan bagaimana angkot tetap bisa bertahan dalam melayani masyarakat sekaligus mendatangkan rejeki bagi pemiliknya.
Full story
- Senin, Agustus 25, 2008, 10:16
- Fenomena
Orang-orang yang bepergian dan setelah sampai ke kota tujuan, maka ada tiga hal yang akan ia kerjakan. Pertama, mencari penginapan. Kedua, mengunjungi tempat-tempat wisata. Ketiga, menikmati jajanan atau masakan kota setempat. Dan, tidak ada jaminan bahwa semua itu bisa berjalan dengan baik. Itu terjadi karena disebabkan oleh orang-orang yang kotanya dijadikan tempat tujuan. Aku akan menceritakan pengalaman ketika beberapa kali menemani tamu jauh yang datang ke kota Banjarbaru. Selamat membaca!
Banjarbaru itu kota yang seksi dan romantis. Begitulah setiap kali aku menceritakan tentang kota Banjarbaru. Kenapa seksi dan romantis? Aku tidak mampu mendeskripsikannya. Tapi, sesuatu yang seksi tentu banyak disukai orang. Demikianlah yang kurasakan, orang-orang suka dengan Banjarbaru karena banyak alasan.
Full story
- Minggu, Agustus 24, 2008, 12:29
- Kegiatan Sastra
Catatan dari Workshop Penulisan Kreatif Bersama Naning Pranoto
Ibarat puisi, ada beberapa hal yang menjadi ambigu pada Workshop Penulisan Kreatif Cerpen (WPKC) hari pertama di Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan. Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Kultura bekerjasama PT. Rohto dan didukung Book Cafe ruMahcerita, Tahura Media, Radar Banjarmasin, Museum Lambung Mangkurat, Sabtu kemarin (23/08), ternyata diikuti banyak kalangan pelajar di berbagai daerah Kalsel. Kenyataan ini mengingatkan kembali ketika pelaksanaan Workshop Penulisan Cerpen dalam rangkaian acara Kongres Cerpen Indonesia (KCI) V, di Banjarmasin tahun lalu. Hal yang sama terjadi dalam WPKC ini adalah tentang membeludaknya jumlah peserta.
Full story