- Kamis, Oktober 9, 2008, 17:24
- Fenomena
Saya bertanya-tanya; kenapa anak SD ketika pertama kali belajar matematika, pelajaran yang mereka dapatkan adalah tambah-menambah lebih dulu? Kenapa tidak kurang, bagi atau kali? Biasanya, habis tambahan, maka akan masuk ke wilayah pengurangan, selanjutnya perkalian dan pembagian.
Adakah dampak urutan tersebut bagi kebiasaan hidup anak-anak ketika dewasa kelak? Baiklah, saya akan tunjukkan contoh sederhana dari ke empat urutan tersebut secara struktural.
Full story